Minggu, 27 Oktober 2013

Highschool Chapter 13



Title           : HIGHSCHOOL
Chapter      :
Characters  :
- U-KISS’ member
- Ara as Park Jaemee
- Cynthia as Park Haneul
- Mei as Park Soojin
- Naomi as Kim Soohee
- Icha as Han Youngmee
- Grace as Hwang Meerae
- Caeli as Lee Aeja
- Nadine as Bu Hyun Ae
- And other K-pop artist
Rating         : T
Disclaimer   : I WISH U-KISS mine, but they’re not T,T

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Kelas kita mau menampilkan apaan nih??” Tanya Youngmee sambil menatap kertas kosong di depannya. Saat ini, seluruh kelas X-2 sedang sibuk rapat dadakan untuk menentukan acara kelas mereka di festival sekolah nanti. Akhir-akhir ini mereka terlalu ‘sibuk’ sehingga Bu Hyunae harus mengomel di kelas terlebih dahulu baru mereka bersiap-siap mempersiapkan festival nanti.

“Rumah hantu, rumah hantu!!” Saran Eli bersemangat, yang langsung dibalas tatapan tajam dari semua gadis yang ada disitu kecuali Youngmee.

“Ide bagus tuh!!” Kata Youngmee, dan ia pun di deathglare oleh gadis-gadis yang lain.

“Gimana kalau café??” Usul Jaemee, Haneul menatapnya. “Aku tak-“ balas Haneul, tapi yang lain sudah memotongnya.

“Setuju!!” Kata Meerae sementara Soohee dan Soojin mengangguk angguk semangat. Youngmee terlihat sedikit kecewa, tapi tampaknya ia setuju dengan ide tersebut.

“Bagaimana menurut kalian??” Tanya Aeja pada murid laki-laki. “Hmm.. Boleh juga..” Jawab Kiseop, Dongho juga mengangguk.

“Bilang saja kalian ingin melihat Jaemee dan Soojin dalam kostum maid..” Ejek Eli, membuat muka 4 orang yang di maksud memerah. Kibum lalu menatap Youngmee dan mukanya memerah juga.

“Aish ini juga.. Yang baru jadian..” Kata Eli sambil menatap Kibum.

Melihat muka protes Haneul, Soohyun menatap yang lain. “Kita cari usul yang lain dulu bagaimana??” Katanya.

Eli segera menyadari apa yang terjadi, dan nyengir jail. “Vote aja ini, kalau lebih dari setengah yang setuju. Ide ini aja..” Katanya usil.

Soohyun menatapnya tajam, “Aku tak setuju..” Katanya akhirnya, Soohee mencatat vote nya.

“Aku juga tak setuju!!” Kata Haneul cepat-cepat, membuat Eli nyengir lagi. “Hmm.. Aku setuju..” Kata Eli.

“Setuju..” Kata Xander dan Kevin bersamaan. “Itu sudah lebih dari setengah kelas..” Kata Soohee menghitung vote.

Haneul hanya menatap dengan pasrah. “Yah, kalau begitu, acara kedua kita??” Tanya nya.

“Bagaimana kalau drama??” Usul Soojin, serempak seluruh temannya menatapnya dengan penuh ketertarikan.

“Itu baru ide menarik!!” Kata Haneul, “Kau sudah punya ide cerita??” Tanya Kibum.

“Sudah dong..” Kata Soojin, “Romeo dan Juliet..” Lanjutnya.

“Seru tuh!!” Kata Xander, “Kalau begitu, tolong buat ceritanya ya.. Kalian berdua..” Kata Youngmee pada Xander dan Soohee.

“Kenapa kami??” Tanya Soohee, protes. “Kalian kan dari club sastra!!” Kata Youngmee.

“Oh baiklah..” Kata Soohee menyerah.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Soohee!!” Panggil Xander, gadis yang di panggil itu pun menoleh. “Kau telat!!” Protes Soohee yang sudah sibuk membaca buku tentang Romeo dan Juliet di perpustakaan.

“Maaf maaf..” Kata Xander sambil duduk di kursi depan Soohee. “Ini, sudah ku catat tokoh-tokohnya..” Ujar Soohee sambil mengulurkan sebuah kertas.

Xander membacanya, “Pas 14 tokoh ya…”

“Tidak, ku tambah kan beberapa tokoh, dan ku hilangkan beberapa juga..” Jawab Soohee.

“Kau hebat..”

Soohee terkejut mendengar komentar itu, Xander sendiri juga tampaknya terkejut dengan perkataannya.

“Ma-makasih..” Jawab Soohee, mukanya sedikit memerah.

“Sa-sama sama…” Jawab Xander, mukanya juga memerah.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Meerae??” Panggil Kevin saat ia melihat sosok seorang gadis yang tengah mengintip dari balik rak.

Meerae menoleh terkejut, “Oh Kevin!! Kau mengejutkanku!!” Protesnya.

“Tapi aku hanya memanggil pelan..” Bela Kevin, “Memangnya kau sedang apa sih??”

Meerae tak menjawab, melainkan menunjuk ke suatu arah, Kevin ikut mengintip di sebelahnya.

“Xander dan Soohee….??” Tanya Kevin saat ia melihat Xander dan Soohee sibuk berdua, namun anehnya, muka mereka merah.

“Sssttt..” Kata Meerae, “Jangan kasih tau siapa-siapa dulu ya…” Katanya, kemudian pergi sambil nyengir jail.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Jadi, untuk apa ini??” Tanya Dongho sambil menatap Soohee dan Xander. Saat ini mereka sekelas sedang mempersiapkan café mereka, namun tiba-tiba Soohee dan Xander meminta mereka untuk berkumpul dan membicarakan tentang drama.

“Baru 3 hari berlalu dan kalian sudah siap dengan skripnya??” Kata Meerae tak percaya, Soohee dan Xander mengangguk bangga.

“Untuk membuatnya lebih menarik, kami memutuskan untuk melakukan undian..” Kata Soohee, “Undian untuk??” Tanya Kevin.

“Untuk pembagian peran lah!!” Kata Xander, “Ini ayo, tokoh laki-laki ambil disini..” Lanjutnya sambil menunjukan kaleng bekas, Soohee juga menunjuk kaleng bekas di sebelahnya. “Yang perempuan disini.. Ayo cepat!!”

Setelah semua mengambil undian, termasuk Xander dan Soohee, yang mengambil terakhir, peran satu persatu pun terungkap juga.

“Siapa Juliet dan Romeonya??” Tanya Jaemee penasaran, karena itu bukan perannya. Dan betapa terkejutnya ia dan seluruh kelas, melihat bahwa yang mengangkat tangan adalah Haneul dan Dongho.

“Ke-kenapa bisa?!” Kata Dongho tak percaya, sementara Haneul sudah speechless. Seluruh kelas tertawa, “Aku jadi Paris.. Siapa itu??” Kata Kibum, serempak Soohee dan Xander tertawa keras.

“Pa-paris itu tunangannya Juliet..” Jelas Soohee di tengah tawanya. “I-ini baca sendiri keterangannya..”

“Aku dulu..” Kata Youngmee, menerima secarik kertas dari Soohee, “Aku Rosaline, berarti aku.. Yang di sukai Dongho..”

“Tuhan, salah apa aku pagi ini..” Gumam Dongho pasrah, “Aku jadi, sahabat Dongho..” Kata Jaemee, tapi ini peran laki-laki kan??” Tanya Jaemee.

“Kita kekurangan tokoh perempuan sayangnya..” Jelas Xander, “Aku jadi pangeran..” Gumam Kiseop membaca keterangan tokohnya.

“Cocok!!” Komentar seluruh teman-temannya sambil tertawa, “Siapa putrinya??” Tanya Aeja.

“Aku..” Jawab Meerae, “Masa aku yang nikahin Dongho sama Haneul..” Kata Aeja menahan tawa saat ia melihat keterangan karakternya, seluruh temannya (kecuali Dongho, Haneul, Soojin dan Soohyun) tertawa terbahak bahak.

“Siapa jadi papanya Juliet??” Tanya Soohee, “Aku memerankan mamanya nih..”

“That’s mee!!!” Kata Eli sok keren, “Mamanya Romeo??” Tanya Xander, sudah jelas ia lah yang memerankan Papanya Romeo.

Soojin mengangkat tangannya, serempak seluruh kelas tertawa lagi, “Dari pacar jadi mama..” Komentar Kibum.

“Siapa Tyblat dan siapa Mercutio??” Tanya Soohee pada Soohyun dan Kevin. “Aku Tyblat..” Kata Soohyun, “Mercutio..!!” Kata Kevin.

“Yang ini juga, jadi sepupu padahal maunya jadi pft!!” Kata kata Eli terhenti saat mulutnya di bungkam oleh Soohyun.

“Ini teks drama nya, selamat berjuang..” Kata Xander sementara ia dan Soohee membagikan tumpukan kertas.

“Kita latihan sekarang yuk..” Ujar Soojin, membuat seluruh kelas menoleh dengan kaget, terutama Dongho dan Haneul.

“Lebih banyak latihan, lebih baik kan??” Lanjut Soojin, “Ide bagus, Ayo latihan sekarang kalau begitu..” Kata Soohee.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Haneul, aku tau kau tak menyukai Dongho.. Tapi ini hanya drama, ayolah setidaknya ekspresimu tak seperti itu..” Kata Soojin pada Haneul yang sedang mengucapkan script dramanya.

“Dan itu berlaku juga padamu Dongho..” Lanjut Soojin pada pacarnya itu. Saat ini mereka semua sedang berlatih drama mereka di ruang pertunjukan.

“Kau tau betapa susahnya ini bagi kami bukan??!!” Protes Haneul dan Dongho bersamaan. “Lihat, kalian mulai kompak, apa susahnya untuk memasukkannya dalam drama??” Kata Soohee.

Melihat muka kedua pemeran tokoh utama, Soohee menghela nafas, “Kita istirahat 5 menit ya..” Katanya, dan sedetik kemudian, Dongho dan Haneul sudah menjauh membuat teman-temannya tertawa.

“Aku ingin ke kantin sebentar.. Ada yang mau ikut??” Kata Jaemee, dan segera Kiseop menyatakan dirinya ikut.

“Aku juga..” Kata Haneul sambil menyusul Jaemee. “Aku mau ke toilet dulu ya..” Kata Soohee yang langsung mengikuti Jaemee, Haneul dan Kiseop keluar.

Soohee melangkah ringan ke toilet untuk mencuci mukanya, namun setelahnya, ia tak langsung balik ke ruang pertunjukan, melainkan duduk di kursi selasar.

Tiba-tiba ia di kejutkan dengan rasa dingin di pipinya, Ia pun menoleh dan mendapati Xander tersenyum lebar dengan sebotol minuman dingin di tangannya.

“Jangan mengagetkan ku seperti itu..” Kata Soohee sambil menerima minuman itu dari Xander.

“Maaf, maaf..” Kata Xander sambil duduk di samping Soohee. “Kerja bagus..” Pujinya.

“Kau juga..” Jawab Soohee sambil tersenyum pada Xander juga, “Setelah festival ini selesai, kita harus merayakannya lagi..” Kata Xander riang.
“Merayakannya??” Tanya Soohee sambil tertawa, “Bukankah festival ini adalah perayaan??”

“Eh iya ya..” Jawab Xander polos, membuat Soohee tertawa lagi.

“Kau terlihat lebih baik..” Kata Xander tiba-tiba sambil memandang wajah Soohee. “Maksudmu??” Tanya Soohee.

Xander terlihat malu-malu, “Well, tadi kau terlihat sedikit cape dan stress, jadi..”

“Jadi kau memutuskan untuk menghibur ku??” Tanya Soohee, membuat muka Xander memerah. “Ya.. Bagaimana ya.. Begitulah..??” Jawab Xander membuang muka karena malu.

Soohee menatap laki-laki di sebelahnya itu, “Terima Kasih..” Katanya kemudian.

Mendengarkan perkataan Soohee, Xander memberanikan diri untuk menatap gadis tersebut. Selama beberapa saat mereka hanya pandang-pandangan.

“Ternyata kalian ada disitu..” Kata Dongho membuat serempak Soohee dan Xander segera berdiri dan menjauh.

“Kenapa kalian??” Tanya Dongho, tak peka dengan apa yang sedang terjadi. “Tidak apa apa!! Ayo kita latihan lagi!!” Kata Soohee dengan muka merah sambil berjalan cepat menuju ruang pertunjukan.

“Ada apa dengannya??” Tanyaa Dongho pada Xander, yang mukanya merah juga. “Tidak, tidak apa apa..” Jawab Xander yang mengikuti jejak Soohee.

“Ada apa dengan mereka sebenarnya??” Tanya Dongho kebingungan, tapi akhirnya ia mengikuti mereka balik ke ruang pertunjukan.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Bagaimana??” Tanya Youngmee pada para murid laki-laki, saat ini mereka semua sedang mempersiapkan café kelas mereka. Dan sekarang, para murid perempuan sedang mencoba kostum maid mereka.

Muka para murid laki-laki, kecuali Eli, pun memerah. “Co-cocok..” Komentar Kiseop terbata bata melihat Jaemee.

Dongho dan Kevin tak bisa berkata apa apa, Xander hanya bisa mencuri curi pandang ke arah Soohee, Soohyun membuang muka. Hanya Kibum yang terang terangan berjalan ke arah Youngmee dan memperhatikannya dari dekat.

“Cantik!!” Puji Kibum, membuat muka Youngmee semerah tomat.

Eli menatap teman-temannya itu dan tertawa kecil melihat tingkah mereka. “Cepat kalian ganti baju lagi sebelum mereka meledak..” Katanya pada para murid perempuan.

“Ayo, kita tentukan menu lagi..” Ajak Eli sambil menunjuk secarik kertas yang tadi mereka kerjakan.

“Kupikir untuk minuman sudah cukup..” Komentar Xander, “Bagaimana jika kue keringnya di tambah satu??” Saran Kevin saat melihat daftar menu mereka.

“Baiklah, bagaimana kalau ini..” Kata Soohyun sambil menulis di kertas tersebut. “Sepertinya susah..” Komentar Dongho.

“Bagaimana perkembangan daftar menunya??” Tanya Soojin saat para murid perempuan telah selesai berganti kostum.

“Hampir selesai..” Kata Kiseop. Meerae meraih daftar menu tersebut, “Ku pikir ini sudah cukup..” Komentarnya sambil memberikan daftar menu tersebut pada Aeja.

“Ku pikir juga begitu.. Eh, kita belum menentukan nama café kita..” Kata Aeja, membuat seluruh anggota kelas X-2 berpikir lagi.

“Bagaimana kalau ini…” Kata Haneul, setelah ia mengatakkan idenya, serempak seluruh kelas berteriak setuju.

“Jadi, kita akan memakai nama ini ya.. Ayo cepat kita buat papan namanya!!” Kata Meerae bersemangat.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

(3 days to go)

“Tinggal 3 hari lagi..” Kata Haneul, saat ini seluruh anak X-2 sedang berlatih untuk kesekian kalinya di ruang pertunjukan.

“Kau tak sabar untuk tampil??” Goda Youngmee, Haneul menatapnya, “Aku tak sabar.. Menunggu penderitaan ini berakhir..” Jawabnya membuat teman nya yang lain tertawa.

“Ayo kita latihan lagi dari awal!!” Teriak Soojin menandakan bahwa saat istirahat telah selesai.

“Tampaknya drama ini akan menjadi drama komedi..” Komentar Xander pada Soohee dan Soojin yang sedang asyik mengamati akting Dongho dan Haneul yang ogah-ogahan.

“Sepertinya..” Jawab Soohee pasrah sementara Soojin sudah naik ke panggung dan mengomeli kedua pemeran utama itu.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

(2 days to go)

“Resep untuk muffin cokelat kemana?!?” Tanya Aeja panik saat membereskan meja, “Eh?! Bukannya tadi ada di situ?!” Balas Meerae ikutan panik.

“Mungkin terselip, ayo cari!!” Usul Jaemee, dan ketiganya dengan panik mulai mencari resep yang hilang itu.

Brak!!

“Gyaaahh!!” Teriak Eli dan Kiseop dari luar, “Hati-hati dong!!” Omel Youngmee, mereka bertiga sedang memasang papan nama untuk café mereka.

“Kevin!! Jangan di taruh situ!! Di situ baru di bersihkan!!” Kata Soohyun dari pojok kelas. Kevin yang baru saja dari dapur kelas menoleh dengan pasrah, “Lalu di taruh dimana??” Tanyanya.

“Disitu saja!!”

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

(1 days to go)

“Akhirnya besok…” Kata Jaemee, seluruh persiapan telah selesai tepat waktu, saat ini mereka semua sedang duduk di café alias kelas mereka sendiri.

“Ya, akhirnya.. Aku mau ke toilet dulu ya..” Kata Soohee dengan cape, berjalan pelan ke luar kelas.

Suasana ringan menyelimuti kelas tersebut, mulai dari pembicaraan tentang drama, sampai persiapan café mereka, namun Xander hanya duduk terdiam.

“Ada apa Xander??” Tanya Kevin yang menyadari hal tersebut.

“Guys, aku mau minta tolong..”

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

(D-Day)

Festival sekolah di sini berlangsung selama 6 hari, dan kelas X-2 memutuskan untuk melakukan drama ‘Romeo dan Juliet’ mereka selama dua hari, dan sisanya mereka akan membuka café.

(Ruang ganti murid laki-laki)

“Kau siap??” Tanya Soojin pada pacar nya, Dongho yang sudah siap dengan kostum Romeo nya.

“Siap dong!!” Kata Dongho dengan PDnya. Soojin tertawa melihat kelakuan pacarnya yang tak tau malu itu.

“Semoga berhasil ya..” Kata Soojin sambil mengecup pipi Dongho, membuat muka pacarnya merah.

(Ruang ganti murid perempuan)

“Fyuuuhhh…” Haneul menarik nafas panjang dan membuangnya kembali, tanda ia semakin cemas.

“Kau pasti akan baik baik saja..” Hibur Aeja, “Aeja, tukar tempat denganku..” Kata Haneul pasrah.

“Jangan gila..” Jawab Aeja sambil tertawa. “Jangan bergerak Haneul!!” Omel Meerae yang masih sibuk menata rambut Haneul.

“Oy!! Sudah belum??” Suara Eli terdengar dari depan, “Sudah, tinggal rambut Haneul saja, masuklah..” Jawab Youngmee.

“Itu artinya belum selesai..” Kata Kibum saat ia, Kiseop, Eli, Kevin dan Soohyun memasuki ruangan. Muka Soohyun langsung memerah saat melihat Haneul, membuat Eli tidak tahan untuk tidak menggodanya.

“Dimana Xander??” Tanya Jaemee, tak ada yang menanyakan Dongho dan Soojin, karena mereka semua telah menebak bahwa gadis tersebut pasti mengunjungi Dongho.

“Mengecek untuk terakhir kalinya bersama Soohee..” Jawab Kiseop.

“Tentang rencananya itu..” Kata Meerae, “Sepertinya ia serius, well, kita tak punya pilihan lain selain membantunya..” Kata Soohyun, “Aku tak pernah melihatnya se serius itu..” Lanjut Eli.

Sejenak keheningan meliputi ruangan itu, semua orang sibuk dengan pikirannya masing-masing sampai suara ketukkan terdengar dari balik pintu.

“Kalian semua disini rupanya..” Kata Soojin dari balik pintu saat Kevin membukakan pintu untuknya, di belakangnya tampak Dongho, Xander dan Soohee.

“Sebentar lagi akan di mulai, tempat penonton mulai penuh..” Kata Xander.

“Kau siap??” Tanya Soohee pada Haneul, “Sebenarnya tidak, tapi ayo kita lakukan!!”


:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-TBC-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

Made by : Liz & Mei
Take out with full credits please~ ^^

0 komentar:

Posting Komentar