Jumat, 04 Mei 2012

Highschool chapter 2


Title           : HIGHSCHOOL
Chapter      : 2
Characters  :
- U-KISS’ member
- Ara as Park Jae Mee
- Cynthia as Park Ha Neul
- Mei as Park Soo Jin
- Naomi as Kim Soo Hee
- Icha as Han Young Mee
- Grace as Hwang Mee Rae
- Caeli as Lee Ae Ja
- Nadine as Bu Hyun Ae
- And other K-pop artist
Rating         : T
Disclaimer   : I WISH U-KISS mine, but they’re not T,T

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

Sudah seminggu berlalu sejak perkenalan murid murid X-2. Dan di pagi yang cerah ini, Lee Ki Seop melangkah ringan menuju ruang kelas X-2, kelasnya. Sesekali ia melambai pelan ke teman-temannya. Saat ia sampai di kelasnya, ternyata bukan dia saja yang sudah tiba pagi itu. Ia melihat sebuah tas tergeletak di meja sebelah Kibum.

“Kalau tak salah, di sebelah Kibum itu Jae Mee deh..” Gumamnya, bertanya pada diri sendiri. “Untuk apa dia datang pagi sekali? Tak biasanya..”

Ki Seop termenung sejenak, “Ah sudahlah, terserah dia mau datang kapan kan??” Kata Ki Seop setelah beberapa menit mematung di tempat.

‘Perang’ yang berlangsung antara kubu murid perempuan dan murid laki-laki sudah mereda, walaupun cuma sedikit. Meskipun pertarungan Ha Neul vs Dong Ho dan Jae Mee vs Kibum tak bisa di hentikan.

Sementara itu, Young Mee selalu berhasil membuat Xander diam karena kalah adu mulut, Soo Jin, Soo Hee dan Ae Ja membiarkan sebelahnya berbuat sesukanya. Sementara Mee Rae dan Kevin akur-akur saja.

Ki Seop memandang jam tangannya, waktu menunjukan bahwa ia masih mempunyai banyak waktu sebelum pelajaran pertama dimulai. “Aku berlatih tari saja..” Kata Ki Seop sambil melangkah keluar kelas, ke arah studio tari yang biasa di pakai oleh klub tari.

Dari kejauhan, terdengar sayup-sayup suara lagu, “Ada seseorang??” Tanya Ki Seop pelan sambil menatap ke arah pintu dengan dahi yang berkerut karena berpikir.

Tanpa pikir panjang lagi, ia membuka pelan pintu studio itu dan mengintip. Apa yang ia lihat mengagetkannya.

Disana ada Jae Mee yang sedang asyik berlatih tari, Ki Seop menatapnya tanpa berkedip. Ia sudah tahu kalau Jae Mee adalah penari, namun ia tak tahu kalau dia sebagus ini. Untuk sesaat, ia tak bisa mengalihkan perhatiannya

Saat lagu itu selesai, secara reflek Ki Seop bertepuk tangan dan membuka pintu lebar-lebar dengan tidak sengaja. Jae Mee menoleh kaget dan mendapati Ki Seop telah memasuki ruangan.

“He-Hebat sekali!!” Puji Ki Seop dengan mata berbinar-binar, membuat Jae Mee tersenyum malu.

“Terima kasih..” Jawab Jae Mee, “Kudengar, kau juga pandai menari??” Lanjutnya.

Ki Seop mengangguk, “Mau kutunjukan??”

Setelah Jae Mee mengangguk tanda mau, Ki Seop membuka jaketnya, mendekati rak lagu disitu dan memilih satu lagu dan memutarnya.

Sementara Ki Seop menari, Jae Mee mengambil handuk kecilnya dan mengelap keringat. Namun matanya terpaku pada Ki Seop. “Boleh juga..” Pikirnya.

Lagu itu pun selesai, Ki Seop menoleh dengan puas, “Bagaimana??”

“Keren! Keren sekali!!” Jawab Jae Mee jujur sambil tersenyum yang membuat muka Ki Seop merah merona.

“Te-terima kasih…”

Jae Mee masih tersenyum, namun kemudian ia melihat jam di dinding. “Ah, aku harus kembali ke kelas. Ha Neul pasti mencariku. Ikut??” Ajak Jae Mee yang mengambil jaketnya, pada Ki Seop yang di jawab anggukan pelan.

Saat mereka berdua tiba di kelas, kelas itu hampir lengkap penghuninya. Yang belum hadir tentu saja adalah Dong Ho. Ha Neul sedang sibuk di mejanya, di sebelahnya ada Mee Rae yang menempati kursi Dong Ho, tampaknya mereka sedang menulis lirik lagu.

Young Mee sedang mengobrol dengan Ae Ja di mejanya, sedangkan Soo Hee dengan Soo Jin di meja Soo Hee. Eli sedang bercanda dengan Xander dan Kibum di pojok ruangan. Dan Kevin serta Soo Hyun sedang mengobrol, walaupun sesekali mereka melirik Mee Rae dan Ha Neul, penasaran dengan apa yang mereka tulis.

Tak ada yang memperhatikan kedatangan Jae Mee dan Ki Seop sampai mereka duduk di kursi masing masing.

“Dari mana saja kau??” Tanya Ha Neul pada temannya itu.  “Latihan nari..” Jawab Jae Mee pelan.

“Yo Seoppiie!! Dari mana saja kau??” Tanya Kibum sambil melambai ke arah Ki Seop. “Latihan…” Jawab Ki Seop singkat.

Kibum sudah siap bertanya lebih lanjut ketika bel berbunyi dan Bu Hyun Ae masuk ke dalam ruang kelas.

“Pagi anak-anak..” Sapanya, kemudian ia memandang berkeliling. “Siapa yang belum hadir??”

Kibum mengangkat tangannya, “Dong Ho telat lagi!!!” Teriaknya yang membuat seluruh kelas tertawa.

“Dia lagi? Ampun tuh an-“ Kata-kata Bu Hyun Ae terpotong dengan suara pintu yang di banting terbuka.

“Shi.. hh… Shin Dong Ho.. hhh… Ha-hadir..” Kata Dong Ho sambil berusaha bernafas, jelas sekali ia habis berlari.

“Kau ini!! Cepat duduk sana!!” Perintah Bu Hyun Ae dengan galak dan Dong Ho pun berjalan pelan ke kursinya.

“Seharusnya kau tak usah masuk saja sekalian..” Kata Ha Neul pelan saat Dong Ho duduk.

“Huh, maumu..” Balas Dong Ho pelan sementara Bu Hyun Ae memulai pelajaran. Namun mereka tak melanjutkan pertarungan mereka, karena tak ada yang mau mendapat jitakan maut Bu Hyun Ae.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

(Breaktime) - Class

“Tadi…”

Jae Mee menoleh pada Ha Neul yang sudah berada di sampingnya, “Ya??” Katanya.

“Tadi kau balik bersama Ki Seop itu kan??” Lanjut Ha Neul sambil tersenyum jail.

“Memangnya kenapa??”

“Tidak apa apa…” Kata Ha Neul, masih tersenyum jail, meninggalkan Jae Mee yang bengong di kursinya.

“Jadii??” Tanya Ae Ja yang penasaran, Ha Neul tersenyum lalu mengangguk.

“Ternyata ia memang balik ke kelas dengan Ki Seop!!” Kata Mee Rae bersemangat.

“Sssstt!! Jangan keras keras!!” Kata Young Mee mengingatkan sambil melirik Jae Mee yang sibuk dengan makanannya.

“Kira-kira ini suatu kebetulan apa memang mereka tadi dari tempat yang sama??” Tanya Soo Jin penasaran.

“Entahlah, kita korek informasinya nanti saja..” Jawab Ha Neul.

(Breaktime) – Canteen

“Tadi ku lihat kau balik dengan teman sebangku ku.. Ada apa niih??” Tanya Kibum jail sambil mencoel-coel Ki Seop.

Ki Seop menoleh, “Tak ada apa-apa kok. Kami cuma bertemu di jalan..”

“Jangan bohoong~”

“Bener kok!!”

“Sudah sudah..” Kata Xander menenangkan, Dong Ho yang tak tahu apa-apa menoleh pada Soo Hyun meminta penjelasan.

“Tadi, Ki Seop dan Jae Mee masuk kelas bareng..” Jelas Soo Hyun, Dong Ho menatap Kibum lalu Ki Seop lalu semuanya, “Terus kenapa??” Tanyanya.

“Aduh Dong Ho! Kamu itu tak peka ya..” Protes Kibum.

“Memang..” Jawab Dong Ho cuek yang membuat teman-temannya tertawa.

Kibum kembali menoleh pada Ki Seop, “Baiklah, akan ku korek informasi dari Jae Mee sendiri..” Katanya. “Jangan lupa menanyakan tentang hal ini pada teman sebangku kalian ya..” Lanjutnya pada yang lain.

Semuanya nyengir kecuali Ki Seop dan Dong Ho. “Sudahlaahh..” Kata Ki Seop berusaha menghentikan rencana teman-temannya. Namun gagal, teman-temannya itu sudah berlari meninggalkan Ki Seop dan Dong Ho.

“Bertanya pada nenek sihir itu, gila deh..” Gumam Dong Ho sambil berjalan pelan di susul oleh Ki Seop.

“Dong Ho!! Kau di pihakku kan??”

“Ga juga, gini-gini aku juga penasaran..” Kata Dong Ho sambil mengeluarkan muka jailnya dan berlari meninggalkan Ki Seop.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

Pelajaran pun kembali di mulai, namun 2 pelajaran terakhir ini, adalah pelajaran Sejarah oleh Pak Kim Jun, pelajaran yang paling pas untuk tidur dan mengobrol.

“Ssstt!!” Panggil Dong Ho sambil menyenggol tangan Ha Neul.

Ha Neul menoleh dengan tatapan sinis, “Apa??” Balasnya sambil berbisik.

Sambil menoleh ke depan, memastikan Pak Guru tak melihat, Dong Ho berbisik pelan, “Tadi kau liat Jae Mee ke kelas dengan Ki Seop??”

Ha Neul mengangguk sambil menulis di buku catatannya, “Memangnya kenapa??” Tanyanya tanpa menoleh pada Dong Ho.

“Kau tahu ada apa dengan mereka??”

“Tidak..” Jawab Ha Neul singkat, dari nadanya, Dong Ho tahu kalau ia jangan di ganggu lagi kalau mau masih hidup.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Oii..” Panggil Soo Hyun pada sebelahnya, Ae Ja.

Ae Ja menoleh memandang teman sebangkunya, “Ada apa??”

“Kau tau ada apa di antara Ki Seop dan Jae Mee??”

Ae Ja menggeleng, “Masih mencari tahu..” Katanya.

Soo Hyun kembali menatap catatannya, “Ku harap yang lain berhasil menemukan info yang lebih bagus..” Pikirnya.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

(Afterschool)

“Bagaimana??” Tanya Xander saat mereka berkumpul di lapangan basket, yang sudah menjadi markas tak resmi mereka.

Semua temannya menggeleng, dan melihat semua itu, Ki Seop tersenyum girang.

“Lihat, aku malah di cubit..” Kata Kibum sambil menunjukan bekas cubitan Jae Mee.

“Gagal ya..” Komentar Eli kecewa, tiba-tiba mereka di kejutkan dengan teriakan Dong Ho.

“Kenapa??” Tanya Soo Hyun cemas, “PRku!!” Teriak Dong Ho.

“Kenapa PRmu?!” Tanya Xander, ikutan panik.

“Belum kukerjakaann!! Padahal buat besok!!”

“Kirain apa..” Kata Kibum sambil nyengir, “Ke Perpus sana!!” Katanya dan Dong Ho langsung melesat pergi di iringi tawa teman-temannya.

(Library)

Dong Ho berkeliling perpustakaan besar, baru beberapa menit, ia menyerah.

“Kalau bertanya pada teman-teman, pasti aku di tertawakan…” Katanya sambil memandang salah satu rak.

“Aku duluaann ya..” Terdengar suara Jae Mee dari balik rak itu, Dong Ho mengintip dan ternyata Ha Neul sedang duduk sendiri sementara Jae Mee pergi keluar Perpustakaan.

Dong Ho menghela nafas, “Well, terpaksa..” Gumamnya lalu mendekati Ha Neul, yang menyadari bahwa Dong Ho sedang berjalan ke arahnya.

“Kalau kau minta sesuatu, tak akan ku kasih…” Katan Ha Neul tegas.

Dong Ho menghentikan langkahnya, “Sudah kuduga..” Pikirnya. “Instingnya memang tajam..”

Dong Ho pun kembali berputar putar di sekitar rak buku, kemudian ia menyadari kalau Soo Jin sedang menatapnya.

“Ya??” Kata Dong Ho sambil menoleh ke arah Soo Jin.

“Um! Eh, ada yang bisa kubantu??” Kata Soo Jin terkejut, “Aku pengurus Perpustakaan disini..”

“Pengurus?? Bukan kah kita baru boleh masuk ekskul minggu depan??”

“Menjadi pengurus perpustakaan bukan ekskul Dong Ho..” Kata Ha Neul, muncul dari belakang Dong Ho, membuat laki-laki itu melompat terkejut.

“Mau apa kau??” Tanya Dong Ho sinis, “Mengembalikan buku ke rak..” Jawab Ha Neul tak kalah sinisnya.

“Aku balik ke kamar dulu ya Soo Jin, hati-hati dengan berandalan ini..” Kata Ha Neul setelah ia mengembalikan buku tersebut.

“Berandalan?! Apa maksudmu?!”

Ha Neul tak menjawab, melainkan hanya melambaikan tangan ke Soo Jin yang di balas temannya itu.

“Dasar tuh nenek sihir!!” Omel Dong Ho, Soo Jin hanya tersenyum geli melihat tingkahnya.

“Jadi, tadi katanya kau bisa membantuku??” Kata Dong Ho tiba-tiba, Soo Jin mengangguk. “Ku lakukan sebisaku..”

“Kau tahu PR Sejarah buat besok??” Dan lagi –lagi Soo Jin mengangguk sebagai balasan.

“Bisa tolong diriku mengerjakannya??”

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

Jae Mee melangkah keluar dari perpustakaan meninggalkan temannya yang masih asyik membaca buku. Ia berjalan menuju asramanya, namun kemudian ia melihat sesosok makhluk sedang berjongkok di taman sekolah.

“Sedang apa??” Tanya Jae Mee pada sosok tersebut yang ternyata adalah Ki Seop. Ki Seop menoleh, setelah mengetahui siapa yang menyapanya, ia tersenyum dan menunjukan kameranya.

“Aku sedang berusaha memfoto kupu-kupu di bunga itu..” Katanya sambil menunjuk Kupu-kupu yang hinggap di bunga tak jauh dari mereka.

Jae Mee memperhatikan Ki Seop dengan tenang sementara Ki Seop asyik mengambil foto.

“Ternyata kau pintar fotografi juga ya..” Komentar Jae Mee saat Ki Seop memperlihatkan hasil jepretannya.

“He he he.. Thanks ya..” Kata Ki Seop, mukanya merah karena di puji.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

Ha Neul melangkah ringan, puas karena tadi ia berhasil menyelesaikan lirik lagunya di perpustakaan.

“Akan kuminta Mee Rae membantuku tentang nadanya..” Pikirnya riang sambil berjalan menuju asrama.

(Dorm)

“Kenapa kamar kosong ya?? Harusnya Jae Mee sudah balik kesini..” Tanya Ha Neul pada diri sendiri ketika melihat kamarnya kosong tak ada orang. “Well akan ku cari Mee Rae dulu..”

Ha Neul melangkah ke kamar sebelahnya, kamarnya Mee Rae dengan teman-temannya. “Hallo??” Katanya sambil mengetuk pintu.

Suara Ae Ja terdengar dari dalam kamar, “Masuk saja, tak di kunci kok..”

“Hai Ae Ja! Apakah Mee Rae disini??”

“Barusan dia pergi ke luar, sepertinya ke taman sekolah..”

“Oh Ok, thanks ya!!” Kata Ha Neul sambil menutup pintu kembali dan segera melangkah ke taman sekolah.

“Dimana dia??” Pikir Ha Neul ketika ia sudah berada di taman sekolah, “Ah itu diaa!!”

Ha Neul segera berlari pelan menuju Mee Rae yang ternyata sedang sembunyi di balik pohon.

“Ada ap-“ Tanya Ha Neul namun kata-katanya terpotong karena mulutnya di tutup dan tangannya di tarik Mee Rae.

“Itu lihat!!” Bisik Mee Rae bersemangat sambil menunjuk ke arah 2 orang di kejauhan.

Ha Neul melepaskan dirinya dari tangan Mee Rae dan melihat arah yang di tunjuk oleh gadis itu.

Tampaknya Jae Mee dan Ki Seop yang asyik mengobrol di dekat bunga-bunga, Ki Seop memegang kamera besar dan sesekali mengarahkan lensanya ke bunga-bunga dan memfotonya, lalu memperlihatkannya pada Jae Mee. Mereka tampak akrab sekali.

Ha Neul menatap Mee Rae dengan tatapan jail, yang juga di balas dengan tatapan jail Mee Rae. Keduanya mengangguk walaupun tak ada yang berbicara, dan serempak berlari ke arah asrama untuk memberi tahu yang lain.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-TBC:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-


Made by : Liz & Mei
Take out with full credits please~ ^^

0 komentar:

Posting Komentar