Title : HIGHSCHOOL
Chapter : 2
Characters :
- U-KISS’ member
- Ara as Park Jae Mee
- Cynthia as Park Ha Neul
- Mei as Park Soo Jin
- Naomi as Kim Soo Hee
- Icha as Han Young Mee
- Grace as Hwang Mee Rae
- Caeli as Lee Ae Ja
- Nadine as Bu Hyun Ae
- And other K-pop artist
Rating : T
Disclaimer : I WISH U-KISS mine, but they’re not T,T
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:
Sudah seminggu berlalu sejak perkenalan murid murid X-2. Dan di pagi yang cerah ini, Lee Ki Seop melangkah ringan menuju ruang kelas X-2, kelasnya. Sesekali ia melambai pelan ke teman-temannya. Saat ia sampai di kelasnya, ternyata bukan dia saja yang sudah tiba pagi itu. Ia melihat sebuah tas tergeletak di meja sebelah Kibum.
“Kalau tak salah, di sebelah Kibum itu Jae Mee deh..”
Gumamnya, bertanya pada diri sendiri. “Untuk apa dia datang pagi sekali? Tak
biasanya..”
Ki Seop termenung sejenak, “Ah sudahlah, terserah dia mau
datang kapan kan??” Kata Ki Seop setelah beberapa menit mematung di tempat.
‘Perang’ yang berlangsung antara kubu murid perempuan dan
murid laki-laki sudah mereda, walaupun cuma sedikit. Meskipun pertarungan Ha
Neul vs Dong Ho dan Jae Mee vs Kibum tak bisa di hentikan.
Sementara itu, Young Mee selalu berhasil membuat Xander
diam karena kalah adu mulut, Soo Jin, Soo Hee dan Ae Ja membiarkan sebelahnya
berbuat sesukanya. Sementara Mee Rae dan Kevin akur-akur saja.
Ki Seop memandang jam tangannya, waktu menunjukan bahwa
ia masih mempunyai banyak waktu sebelum pelajaran pertama dimulai. “Aku
berlatih tari saja..” Kata Ki Seop sambil melangkah keluar kelas, ke arah
studio tari yang biasa di pakai oleh klub tari.
Dari kejauhan, terdengar sayup-sayup suara lagu, “Ada
seseorang??” Tanya Ki Seop pelan sambil menatap ke arah pintu dengan dahi yang
berkerut karena berpikir.
Tanpa pikir panjang lagi, ia membuka pelan pintu studio
itu dan mengintip. Apa yang ia lihat mengagetkannya.
Disana ada Jae Mee yang sedang asyik berlatih tari, Ki
Seop menatapnya tanpa berkedip. Ia sudah tahu kalau Jae Mee adalah penari,
namun ia tak tahu kalau dia sebagus ini. Untuk sesaat, ia tak bisa mengalihkan
perhatiannya
Saat lagu itu selesai, secara reflek Ki Seop bertepuk tangan
dan membuka pintu lebar-lebar dengan tidak sengaja. Jae Mee menoleh kaget dan
mendapati Ki Seop telah memasuki ruangan.
“He-Hebat sekali!!” Puji Ki Seop dengan mata
berbinar-binar, membuat Jae Mee tersenyum malu.
“Terima kasih..” Jawab Jae Mee, “Kudengar, kau juga
pandai menari??” Lanjutnya.
Ki Seop mengangguk, “Mau kutunjukan??”
Setelah Jae Mee mengangguk tanda mau, Ki Seop membuka
jaketnya, mendekati rak lagu disitu dan memilih satu lagu dan memutarnya.
Sementara Ki Seop menari, Jae Mee mengambil handuk
kecilnya dan mengelap keringat. Namun matanya terpaku pada Ki Seop. “Boleh
juga..” Pikirnya.
Lagu itu pun selesai, Ki Seop menoleh dengan puas,
“Bagaimana??”
“Keren! Keren sekali!!” Jawab Jae Mee jujur sambil
tersenyum yang membuat muka Ki Seop merah merona.
“Te-terima kasih…”
Jae Mee masih tersenyum, namun kemudian ia melihat jam di
dinding. “Ah, aku harus kembali ke kelas. Ha Neul pasti mencariku. Ikut??” Ajak
Jae Mee yang mengambil jaketnya, pada Ki Seop yang di jawab anggukan pelan.
Saat mereka berdua tiba di kelas, kelas itu hampir
lengkap penghuninya. Yang belum hadir tentu saja adalah Dong Ho. Ha Neul sedang
sibuk di mejanya, di sebelahnya ada Mee Rae yang menempati kursi Dong Ho,
tampaknya mereka sedang menulis lirik lagu.
Young Mee sedang mengobrol dengan Ae Ja di mejanya,
sedangkan Soo Hee dengan Soo Jin di meja Soo Hee. Eli sedang bercanda dengan
Xander dan Kibum di pojok ruangan. Dan Kevin serta Soo Hyun sedang mengobrol,
walaupun sesekali mereka melirik Mee Rae dan Ha Neul, penasaran dengan apa yang
mereka tulis.
Tak ada yang memperhatikan kedatangan Jae Mee dan Ki Seop
sampai mereka duduk di kursi masing masing.
“Dari mana saja kau??” Tanya Ha Neul pada temannya itu. “Latihan nari..” Jawab Jae Mee pelan.
“Yo Seoppiie!! Dari mana saja kau??” Tanya Kibum sambil
melambai ke arah Ki Seop. “Latihan…” Jawab Ki Seop singkat.
Kibum sudah siap bertanya lebih lanjut ketika bel
berbunyi dan Bu Hyun Ae masuk ke dalam ruang kelas.
“Pagi anak-anak..” Sapanya, kemudian ia memandang berkeliling.
“Siapa yang belum hadir??”
Kibum mengangkat tangannya, “Dong Ho telat lagi!!!”
Teriaknya yang membuat seluruh kelas tertawa.
“Dia lagi? Ampun tuh an-“ Kata-kata Bu Hyun Ae terpotong
dengan suara pintu yang di banting terbuka.
“Shi.. hh… Shin Dong Ho.. hhh… Ha-hadir..” Kata Dong Ho
sambil berusaha bernafas, jelas sekali ia habis berlari.
“Kau ini!! Cepat duduk sana!!” Perintah Bu Hyun Ae dengan
galak dan Dong Ho pun berjalan pelan ke kursinya.
“Seharusnya kau tak usah masuk saja sekalian..” Kata Ha
Neul pelan saat Dong Ho duduk.
“Huh, maumu..” Balas Dong Ho pelan sementara Bu Hyun Ae
memulai pelajaran. Namun mereka tak melanjutkan pertarungan mereka, karena tak
ada yang mau mendapat jitakan maut Bu Hyun Ae.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:
(Breaktime) - Class
“Tadi…”
Jae Mee menoleh pada Ha Neul yang sudah berada di
sampingnya, “Ya??” Katanya.
“Tadi kau balik bersama Ki Seop itu kan??” Lanjut Ha Neul
sambil tersenyum jail.
“Memangnya kenapa??”
“Tidak apa apa…” Kata Ha Neul, masih tersenyum jail,
meninggalkan Jae Mee yang bengong di kursinya.
“Jadii??” Tanya Ae Ja yang penasaran, Ha Neul tersenyum
lalu mengangguk.
“Ternyata ia memang balik ke kelas dengan Ki Seop!!” Kata
Mee Rae bersemangat.
“Sssstt!! Jangan keras keras!!” Kata Young Mee
mengingatkan sambil melirik Jae Mee yang sibuk dengan makanannya.
“Kira-kira ini suatu kebetulan apa memang mereka tadi
dari tempat yang sama??” Tanya Soo Jin penasaran.
“Entahlah, kita korek informasinya nanti saja..” Jawab Ha
Neul.
(Breaktime) – Canteen
“Tadi ku lihat kau balik dengan teman sebangku ku.. Ada
apa niih??” Tanya Kibum jail sambil mencoel-coel Ki Seop.
Ki Seop menoleh, “Tak ada apa-apa kok. Kami cuma bertemu
di jalan..”
“Jangan bohoong~”
“Bener kok!!”
“Sudah sudah..” Kata Xander menenangkan, Dong Ho yang tak
tahu apa-apa menoleh pada Soo Hyun meminta penjelasan.
“Tadi, Ki Seop dan Jae Mee masuk kelas bareng..” Jelas
Soo Hyun, Dong Ho menatap Kibum lalu Ki Seop lalu semuanya, “Terus kenapa??”
Tanyanya.
“Aduh Dong Ho! Kamu itu tak peka ya..” Protes Kibum.
“Memang..” Jawab Dong Ho cuek yang membuat teman-temannya
tertawa.
Kibum kembali menoleh pada Ki Seop, “Baiklah, akan ku
korek informasi dari Jae Mee sendiri..” Katanya. “Jangan lupa menanyakan
tentang hal ini pada teman sebangku kalian ya..” Lanjutnya pada yang lain.
Semuanya nyengir kecuali Ki Seop dan Dong Ho.
“Sudahlaahh..” Kata Ki Seop berusaha menghentikan rencana teman-temannya. Namun
gagal, teman-temannya itu sudah berlari meninggalkan Ki Seop dan Dong Ho.
“Bertanya pada nenek sihir itu, gila deh..” Gumam Dong Ho
sambil berjalan pelan di susul oleh Ki Seop.
“Dong Ho!! Kau di pihakku kan??”
“Ga juga, gini-gini aku juga penasaran..” Kata Dong Ho sambil
mengeluarkan muka jailnya dan berlari meninggalkan Ki Seop.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:
Pelajaran pun kembali di mulai, namun 2 pelajaran
terakhir ini, adalah pelajaran Sejarah oleh Pak Kim Jun, pelajaran yang paling
pas untuk tidur dan mengobrol.
“Ssstt!!” Panggil Dong Ho sambil menyenggol tangan Ha
Neul.
Ha Neul menoleh dengan tatapan sinis, “Apa??” Balasnya
sambil berbisik.
Sambil menoleh ke depan, memastikan Pak Guru tak melihat,
Dong Ho berbisik pelan, “Tadi kau liat Jae Mee ke kelas dengan Ki Seop??”
Ha Neul mengangguk sambil menulis di buku catatannya,
“Memangnya kenapa??” Tanyanya tanpa menoleh pada Dong Ho.
“Kau tahu ada apa dengan mereka??”
“Tidak..” Jawab Ha Neul singkat, dari nadanya, Dong Ho
tahu kalau ia jangan di ganggu lagi kalau mau masih hidup.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:
“Oii..” Panggil Soo Hyun pada sebelahnya, Ae Ja.
Ae Ja menoleh memandang teman sebangkunya, “Ada apa??”
“Kau tau ada apa di antara Ki Seop dan Jae Mee??”
Ae Ja menggeleng, “Masih mencari tahu..” Katanya.
Soo Hyun kembali menatap catatannya, “Ku harap yang lain
berhasil menemukan info yang lebih bagus..” Pikirnya.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:
(Afterschool)
“Bagaimana??” Tanya Xander saat mereka berkumpul di
lapangan basket, yang sudah menjadi markas tak resmi mereka.
Semua temannya menggeleng, dan melihat semua itu, Ki Seop
tersenyum girang.
“Lihat, aku malah di cubit..” Kata Kibum sambil
menunjukan bekas cubitan Jae Mee.
“Gagal ya..” Komentar Eli kecewa, tiba-tiba mereka di
kejutkan dengan teriakan Dong Ho.
“Kenapa??” Tanya Soo Hyun cemas, “PRku!!” Teriak Dong Ho.
“Kenapa PRmu?!” Tanya Xander, ikutan panik.
“Belum kukerjakaann!! Padahal buat besok!!”
“Kirain apa..” Kata Kibum sambil nyengir, “Ke Perpus
sana!!” Katanya dan Dong Ho langsung melesat pergi di iringi tawa
teman-temannya.
(Library)
Dong Ho berkeliling perpustakaan besar, baru beberapa
menit, ia menyerah.
“Kalau bertanya pada teman-teman, pasti aku di
tertawakan…” Katanya sambil memandang salah satu rak.
“Aku duluaann ya..” Terdengar suara Jae Mee dari balik
rak itu, Dong Ho mengintip dan ternyata Ha Neul sedang duduk sendiri sementara
Jae Mee pergi keluar Perpustakaan.
Dong Ho menghela nafas, “Well, terpaksa..” Gumamnya lalu
mendekati Ha Neul, yang menyadari bahwa Dong Ho sedang berjalan ke arahnya.
“Kalau kau minta sesuatu, tak akan ku kasih…” Katan Ha
Neul tegas.
Dong Ho menghentikan langkahnya, “Sudah kuduga..”
Pikirnya. “Instingnya memang tajam..”
Dong Ho pun kembali berputar putar di sekitar rak buku,
kemudian ia menyadari kalau Soo Jin sedang menatapnya.
“Ya??” Kata Dong Ho sambil menoleh ke arah Soo Jin.
“Um! Eh, ada yang bisa kubantu??” Kata Soo Jin terkejut,
“Aku pengurus Perpustakaan disini..”
“Pengurus?? Bukan kah kita baru boleh masuk ekskul minggu
depan??”
“Menjadi pengurus perpustakaan bukan ekskul Dong Ho..”
Kata Ha Neul, muncul dari belakang Dong Ho, membuat laki-laki itu melompat
terkejut.
“Mau apa kau??” Tanya Dong Ho sinis, “Mengembalikan buku
ke rak..” Jawab Ha Neul tak kalah sinisnya.
“Aku balik ke kamar dulu ya Soo Jin, hati-hati dengan
berandalan ini..” Kata Ha Neul setelah ia mengembalikan buku tersebut.
“Berandalan?! Apa maksudmu?!”
Ha Neul tak menjawab, melainkan hanya melambaikan tangan
ke Soo Jin yang di balas temannya itu.
“Dasar tuh nenek sihir!!” Omel Dong Ho, Soo Jin hanya
tersenyum geli melihat tingkahnya.
“Jadi, tadi katanya kau bisa membantuku??” Kata Dong Ho
tiba-tiba, Soo Jin mengangguk. “Ku lakukan sebisaku..”
“Kau tahu PR Sejarah buat besok??” Dan lagi –lagi Soo Jin
mengangguk sebagai balasan.
“Bisa tolong diriku mengerjakannya??”
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:
Jae Mee melangkah keluar dari perpustakaan meninggalkan
temannya yang masih asyik membaca buku. Ia berjalan menuju asramanya, namun
kemudian ia melihat sesosok makhluk sedang berjongkok di taman sekolah.
“Sedang apa??” Tanya Jae Mee pada sosok tersebut yang
ternyata adalah Ki Seop. Ki Seop menoleh, setelah mengetahui siapa yang
menyapanya, ia tersenyum dan menunjukan kameranya.
“Aku sedang berusaha memfoto kupu-kupu di bunga itu..”
Katanya sambil menunjuk Kupu-kupu yang hinggap di bunga tak jauh dari mereka.
Jae Mee memperhatikan Ki Seop dengan tenang sementara Ki
Seop asyik mengambil foto.
“Ternyata kau pintar fotografi juga ya..” Komentar Jae
Mee saat Ki Seop memperlihatkan hasil jepretannya.
“He he he.. Thanks ya..” Kata Ki Seop, mukanya merah
karena di puji.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:
Ha Neul melangkah ringan, puas karena tadi ia berhasil
menyelesaikan lirik lagunya di perpustakaan.
“Akan kuminta Mee Rae membantuku tentang nadanya..” Pikirnya
riang sambil berjalan menuju asrama.
(Dorm)
“Kenapa kamar kosong ya?? Harusnya Jae Mee sudah balik
kesini..” Tanya Ha Neul pada diri sendiri ketika melihat kamarnya kosong tak
ada orang. “Well akan ku cari Mee Rae dulu..”
Ha Neul melangkah ke kamar sebelahnya, kamarnya Mee Rae
dengan teman-temannya. “Hallo??” Katanya sambil mengetuk pintu.
Suara Ae Ja terdengar dari dalam kamar, “Masuk saja, tak
di kunci kok..”
“Hai Ae Ja! Apakah Mee Rae disini??”
“Barusan dia pergi ke luar, sepertinya ke taman
sekolah..”
“Oh Ok, thanks ya!!” Kata Ha Neul sambil menutup pintu
kembali dan segera melangkah ke taman sekolah.
“Dimana dia??” Pikir Ha Neul ketika ia sudah berada di
taman sekolah, “Ah itu diaa!!”
Ha Neul segera berlari pelan menuju Mee Rae yang ternyata
sedang sembunyi di balik pohon.
“Ada ap-“ Tanya Ha Neul namun kata-katanya terpotong
karena mulutnya di tutup dan tangannya di tarik Mee Rae.
“Itu lihat!!” Bisik Mee Rae bersemangat sambil menunjuk
ke arah 2 orang di kejauhan.
Ha Neul melepaskan dirinya dari tangan Mee Rae dan
melihat arah yang di tunjuk oleh gadis itu.
Tampaknya Jae Mee dan Ki Seop yang asyik mengobrol di
dekat bunga-bunga, Ki Seop memegang kamera besar dan sesekali mengarahkan
lensanya ke bunga-bunga dan memfotonya, lalu memperlihatkannya pada Jae Mee.
Mereka tampak akrab sekali.
Ha Neul menatap Mee Rae dengan tatapan jail, yang juga di
balas dengan tatapan jail Mee Rae. Keduanya mengangguk walaupun tak ada yang
berbicara, dan serempak berlari ke arah asrama untuk memberi tahu yang lain.
:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-TBC:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-
Made by : Liz & Mei
Take out with full credits please~ ^^

0 komentar:
Posting Komentar