Jumat, 04 Mei 2012

Highschool chapter 7


Title                : HIGHSCHOOL
Chapter          : 7
Characters     :
- U-KISS’ member
- Ara as Park Jae Mee
- Cynthia as Park Ha Neul
- Mei as Park Soo Jin
- Naomi as Kim Soo Hee
- Icha as Han Young Mee
- Grace as Hwang Mee Rae
- Caeli as Lee Ae Ja
- Nadine as Bu Hyun Ae
- And other K-pop artist
Rating : T
Disclaimer      : I WISH U-KISS mine, but they’re not T,T

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

Han Young Mee menatap tasnya yang berisi baju-bajunya dan peralatan lainnya. Kemping?? Bukan! Young Mee hendak menjadi satpam dadakan di sekolahnya.

Tentu saja ia tidak sendirian, ia akan menjadi satpam dadakan bersama Kibum. Kenapa? Karena mereka berdua telah membuat kekacauan di perpustakaan. Teman-teman mereka yang lain juga di hukum karena berkeliaran malam-malam.

“Kita hanya menginap semalam saja kan??” Tanya Mee Rae yang sibuk mengepak baju juga. “Iyaa…” Jawab Soo Hee, mukanya tertutup oleh pintu lemari bajunya.

Setelah 30 menit mengepak baju, mereka bertiga pergi tidur.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

Ha Neul menoleh pada Soo Jin yang sibuk mengepak barang. “Lama banget sih ngepaknya??” Tanya Ha Neul.

“Harus rapi dan teratur lah…”

“Type A banget deh..” Kata Ae Ja yang duduk di ranjangnya, satu-satunya golongan darah type A disana adalah Soo Jin. Sesuai dengan golongan darahnya, ia adalah anak yang rapi dan teratur. Sangat kebalikan dengan ke-3 teman sekamarnya yang type B.

“Soo Jin!! Gara-gara pacarmu, kita juga dihukum nih..” Kata Jae Mee, masih kesal karena acara weekend nya terganggu.

“Gara-gara Dong Ho, kencan Jae Mee-Ki Seop bataall..” Kata Ha Neul sambil merebahkan diri di kasurnya. “Eh, kalian berdua nanti jurit malam ya.. Jangan pacaran..” Kata Ae Ja, ikut-ikutan.

“Diam kalian!!” Kata Jae Mee dan Soo Jin bersamaan pada Ha Neul dan Ae Ja yang tertawa terbahak-bahak

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Dong Ho!! Kibum!! Kalian ini kenapa sih?! Bikin ulah!!” Teriak Ki Seop ngomel-ngomel, karena kencannya batal. Kibum dan Dong Ho, bukannya minta maaf atau menunjukan bahwa mereka menyesal, mereka malah tertawa terbahak-bahak.

“Selesaikan kegiatan mengepak bajumu Ki Seop.. Kalau tidak, kau akan bangun semalaman mengepak baju..” Kata Dong Ho di ikuti tawa Kibum.

“Oh, percuma saja berbicara dengan kalian…”

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Xander, apa yang kau bawa itu??” Tanya Soo Hyun, Xander yang sibuk memasukan bantal kesayangannya pun menoleh.

“Bantal, supaya bisa tidur nyenyak..”

“Kita kan harus jurit malam, bukan kemping di sekolah..” Kata Soo Hyun.

“Biarin aja…” Kata Xander tak peduli. “Eli, apa itu?!” Tanya Soo hyun lagi ada Eli.

“Bola basket..”

“Ngapain kamu bawa bawa bola baskeet?!?”

“Biar ga bosen lah!!” Jawab Eli, masih berusaha menjejalkan bola basket itu ke dalam tasnya yang sudah kelewat penuh.

Soo Hyun menoleh dan mendapatkan Kevin sibuk memasukan Teddie Bearnya. “Kevin!! Kau mau bawa ITU?!” Tanya Soo Hyun.

“Iya, memangnya kenapa??” Balas Kevin polos.

Soo Hyun menghela nafas, pasrah, “Terserah kalian saja deh..”

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Jadi kalian akan berjaga disini selama 2 hari 1 malam, semoga disini kalian bisa merenungkan kenakalan kalian dan berusaha mengubah sifat buruk kalian itu..” Kata Juri sambil menyerahkan setumpuk petunjuk untuk menjaga sekolah.

Ke-14 murid-murid X-2 yang sekarang terkenal jail, sedang berbaris di pintu gerbang sekolah. Hari ini hari Sabtu, dan seharusnya mereka bisa libur. Namun sayangnya, mereka menjadi satpam dadakan untuk hari ini dan besok.

“Kami sudah mengunci pintu gerbang, supaya kalian tak bisa kabur sama sekali. Dan tak ada anak lain yang mengganggu kalian..” Kata Juri. “Pintu UKS, Perpustakaan dan lain-lain tak di kunci, tapi BUKAN berarti kalian bebas menggunakannya!! Kunci-kunci berada di ruang guru. Tolong rapihkan kembali setelah menggunakan..”

Setelah Kak Juri pergi, mereka pun segera membagi tugas, dan setelah itu mereka menuju kelas tempat mereka beristirahat nanti. Dimana lagi kalau bukan di kelas mereka sendiri??

“Kalian tidur di pojok sana…” Kata Soo Hee, satu-satunya yang di percayai oleh Kak Juri sekarang. Dulunya Soo Jin juga di percayai seperti itu, tapi gara-gara sekarang Soo Jin sudah resmi menjadi pacar Dong Ho, kepercayaan pun hilang.

Sesuai dengan perintah Soo Hee, para laki-laki segera bergerak ke arah yang di tunjuk oleh Soo Hee. Sementara para gadis-gadis bergerak ke arah sebaliknya, di pojok ruangan seberang tempat anak laki-laki.

“Sekarang kita harus ngapain??” Tanya Dongho, saat mereka semua telah membereskan ‘tempat tidur’ mereka nanti malam dan berkumpul di tengah ruangan kelas yang kursi dan mejanya sudah di singkirkan.

“Kita berjaganya malam kan??” Tanya Kevin, Soo Hee membaca kertas petunjuk dan mengangguk.

“Bagaimana kalau siang ini kita main dulu??” Tanya Eli. “Maen apa??” Serempak seluruh temannya balas bertanya.

“Maunya maen apa??” Tanya Eli lagi. “Kok jadi tanya-tanyaan??” Kata Xander yang di ikuti tawa teman-temannya.

“Ya sudah, voting saja..” Kata Mee Rae menengahi.

“Aku mau maen petak umpet!!” Kata Jae Mee, Ki Seop pun ikut mengangguk. “Aku juga..”

“Ce ilah, makin lama kalian berdua makin kompak..” Ejek Kibum, teman-temannya tertawa lagi sementara Jae Mee dan Ki Seop menunduk malu, masih belum terbiasa dengan ejekan.

“Sudah.. Sudah..” Kata Soo Hee. “Aku mau maen Truth or Dare..” Kata Soo Jin kemudian.

“Wah seru tuh!!” Kata Kevin menyetujui.

“Kita maen itu aja!!” Kata Young Mee, Kibum pun mengangguk setuju.

“Aku mau maen petak umpet..” Kata Ha Neul, Soo Hyun pun menyatakan kalau ia juga mau maen petak umpet. Eli memberikan padangan penuh arti pada Soo Hyun, yang di balas tatapan tajam dari Soo Hyun.

“Aku juga petak umpet..” Kata Eli, setelah mengerti maksud pandangan Soo Hyun.

“Aku mau petak umpet juga!!” Kata Ae Ja, membuat Ha Neul tertawa, susah mencari Ae Ja dalam permainan petak umpet. Tubuhnya yang mungil itu susah di cari.

“Petak Umpet, 6 orang. Truth or dare, 4 orang..” Kata Eli menghitung pemilihan suara. “Soo Hee, Xander, Mee Rae dan Dong Ho belum milih..”

“Aku ga mau Truth or dare..” Kata Soo Hee, “Aku petak umpet saja..”

“Truth or Dare!!” Teriak Xander kegirangan. Mee Rae bingung, “Aku pilih petak umpet saja lah..” Kata Mee Rae.

“Jadi kita main petak umpet saja..” Kata Kibum, “Aku belum mengatakan pilihanku!!” Protes Dong Ho.

“Kalau kau memilih pun, petak umpet pasti menang.. Jadi apa gunanya menanyakanmu lagi??” Kata Kibum dengan senyum jailnya. Dong Ho cemberut dan pundung di sebelah Soo Jin.

“Ngambek kok di sebelah pacar..” Kata Young Mee, ikut-ikutan isengnya Kibum. Membuat Dong Ho tambah cemberut sementara yang lain tertawa.

“Sudah-sudah..” Kata Soo Hyun, “Ayo tentukan siapa yang jaga dan siapa yang bersembunyi..”

Mereka pun menarin undian, ternyata yang jaga adalah Young Mee dan Kibum.

“Busyet yang jaga mantab euy!!” Kata Dong Ho.

“Eh eh, gimana kalau yang sembunyi juga berdua-dua??” Usul Young Mee yang langsung di setujui oleh Kibum.

“Berdua-dua??” Tanya Mee Rae. Young Mee mengangguk, “Kan yang nyari juga berdua. Peraturannya, setiap pasangan tangannya di iket bersama.. Ga boleh lepas..” Kata Young Mee. Mata Kibum sudah bersinar jail, mengerti inti permainan ini.

“Pasangannya harus laki-laki dan perempuan!!” Kata Kibum, bersemangat. “Aku ambil tali dulu..” Katanya lagi lalu melesat pergi, dan kembali dalam sekejap.

“Dari mana kau temukan tali itu??” Tanya Mee rae penasaran, “Di ruang KTK..” Jawab Kibum sambil nyengir. “Kita umumkan dulu pasangannya..” Kata Young Mee. Maka ia dan Kibum saling berbisik pelan dan tertawa jail.

“Pasangan pertama, Jae Mee dan Ki Seop!!” Kata Young Mee dan Kibum nyaris berbarengan. Yang lain tentu saja sudah menebak bahwa pasangan pertama adalah Jae Mee dan Ki Seop. Dan tentu saja, pasangan kedua adalah..

“Soo Jin dan Dong Ho!!” Panggil Young Mee, sementara Kibum sibuk mengikat tangan kiri Ki Seop dengan tangan kanan Jae Mee.

“Pasangan lainnya silahkan tentukan sendiri..” Kata Young Mee. Dong Ho memprotes, “Kenapa begitu?!”

“Sudah jangan banyak tanya, kalau tidak akan sumpal mulutmu juga..” Ancam Young Mee.

“Jadi, bagaimana??” Kata Eli, memulai rapat kecil menentukan pasangan. Eli menatap Soo Hyun, dan mengangguk.

“Aku sama Soo Hee..” Kata Xander girang, Soo Hee menatapnya tak percaya lalu pasrah. “Baiklah..” Kata gadis itu. Dan mereka berdua pergi ke Kibum untuk di ikat tangannya.

“Aku sama Mee Rae..” Kata Kevin lalu meraih tangan Mee Rae dan pergi ke Young Mee yang sedang berusaha mengikat tangan Dong Ho dengan penuh perjuangan.

“Aku sama Ae Ja, berarti Soo Hyun sama Ha Neul ya..” Kata Eli, dan ia serta Ae Ja berjalan ke arah Kibum. Soo Hyun dan Ha Neul pun menuju ke arah Kibum, karena Young Mee masih berkutat dengan Dong Ho.

Setelah semua pasangan terlah terikat dengan pasangannya masing-masing (Dong Ho juga, setelah di paksa Young Mee dan Kibum serta di ‘deathgrale’ oleh Ha Neul), Eli memprotes Kibum dan Young Mee. “Tangan kalian berdua juga harus terikat dong!!” Katanya, yang di sambut teriakan setuju oleh yang lain.

Maka Eli, dengan bantuan Ae Ja, berhasil mengikat tangan Kibum dan Young Mee, “Jadi, kami akan menunggu sekitar 7 menit, kalian bersembunyi yaa..” Kata Kibum memakai gaya anak kecil. “Dan kami akan mencari selama 45 menit. Setelah 45 menit, Young Mee akan menandakan kalau petak umpet berakhir dan pasangan yang masih tersembunyi menang!!” Kata Kibum lagi, masih memakai gaya anak kecil.

“Jijik ah, jangan pakai gaya itu lagi..” Kata Dong Ho, disambut tawa teman-temannya. Young Mee meniup peluitnya yang entah kenapa dia bawa, pertanda hitungan akan di mulai. Dengan peluit itu juga, Young Mee akan menandakan kalau ia dan Kibum akan mulai mencari.

(Eli & Ae Ja)

“Kita sembunyi dimana nih??” Tanya Eli, “Disitu aja..” Kata Ae Ja sambil menunjuk sebuah celah sempit di antara aula dan tangga.

“Kau sih muat, akunya kaga..” Kata Eli, Ae Ja menatap Eli yang bertubuh kekar itu. Lalu ia tertawa kecil.

“Kenapa kau tertawa??”

“Engga kok…”

“Kau tertawa tadi!!”

“Kaga!!”

Eli menyerah, “Kita cari tempat bersembunyi yang baik dulu. Dan PAS untuk kita berdua..” Katanya yang membuat Ae Ja tertawa lagi.

(Kevin & Mee Rae)

“Kita sembunyi disini aja ya..” Kata Kevin sambil menunjuk ruang lab. Mee Rae melirik ke dalam sebentar, “Jangan ah.. Nanti ketahuan..” Kata gadis itu cemas.

Mereka berdua berjalan sebentar, “Eh, disini aja!!” Kata Mee Rae menunjuk sebuah mesin penjual minuman yang berada agak di pojok.

“Tapi kalau disitu nanti kelihatan dari arah situ..” Kata Kevin.

“Kita sembunyi dimana dong..??” Tanya Mee Rae bingung pada Kevin yang sama bingungnya.

“Aduh kalau tak cepat-cepat nanti waktunya keburu habis!!” Kata Mee Rae panik, membuat Kevin ikutan panik.

(Ki Seop & Jae Mee)

“Kita sembunyi dimana nih??” Tanya Jae Mee sambil memandang berkeliling. Tak sedar kalau mereka berdua secara tak sengaja menggenggam tangan satu dengan yang lain.

“Di ruang OR saja yuk, di situ ada gudang untuk menyimpan bola-bola dan perlatan lainnya kan?” Kata Ki Seop, Jae Mee mengangguk setuju.

Mereka berdua segera berlari ke arah ruang olah raga, “E-e-e-e-eh!! Sebentar!!” Kata Jae Mee tiba-tiba, Ki Seop menoleh cemas, “Ada apa?? Kau tak apa-apa??”

“Jangan cepat-cepat..” Kata Jae Mee yang kehabisan nafas, “Maafkan aku, kita jalan pelan-pelan saja kalau begitu ya??” Kata Ki Seop sambil tersenyum gentle.

Jae Mee ikut tersenyum, genggaman tangan mereka semakin erat dan mereka melangkah ringan menuju ruang olang raga.

(Soo Hyun & Ha Neul)

“Enaknya kita sembunyi dimana ya??” Kata Ha Neul sambil melirik ke kanan dan ke kiri dengan pandangan penasaran.

Soo Hyun tak menjawab, ia hanya menatap Ha Neul dengan tatapan kosong. “Kau sedang apa??” Kata Ha Neul, menoleh pada Soo Hyun yang asyik bengong.

“Ah! Apa? Tidak.. Tidak apa-apa kok..” Kata Soo Hyun kaget. “Ayo, kita harus menemukan tempat bersembunyi yang baik..” Kata Ha Neul.

“Oh ya ampun, aku ingin memegang tangannya sekali saja…” Pikir Soo Hyun saat ia dan Ha Neul pergi menuju lab komputer.

“Ah disini saja!!” Kata Ha Neul, Soo Hyun menatap arah yang di tunjuk Ha Neul, di bawah meja komputer paling pojok belakang ruangan itu.

“Setuju, ini tempat yang sempurna.. Instingmu memang hebat..” Kata Soo Hyun menyetujui sambil menunjukan senyum yang bisa membuat para gadis melting, namun sayangnya Ha Neul tak termasuk para gadis itu. “Ayo cepat masuk..” Katanya.

(Dong Ho & Soo Jin)

“Dong Ho.. Tunggu..” Kata Soo Jin, tangannya setengah di tarik oleh Dong Ho yang berjalan duluan. “Kalau tak cepat-cepat nanti kita sudah keburu di tangkap oleh tuh dua makhluk gila!!” Kata Dong Ho, masih menarik Soo Jin.

Kemudian, sama seperti Ki Seop, tanpa sadar ia menggenggam tangan Soo Jin. Soo Jin menyadarinya, namun ia tidak berbuat apa-apa maupun mengatakan sesuatu. Ia hanya tersenyum.

“Kita sembunyi di UKS saja yukk..” Kata Dong Ho saat mereka semakin dekat dengan UKS, “Boleh juga..” Kata Soo Jin, terseret di belakang, kehabisan nafas.

Mereka membuka pintu UKS dan segera duduk di sofa nyaman di pojok. “Tak perlu sembunyi lagi??” Tanya Soo Jin, “Seperti di bawah ranjang situ misalnya..” Katanya lagi.

Dong Ho melirik ke bawah ranjang, “Di situ sempit dan pengap, males ah!!” Katanya.

(Xander & Soo Hee)

“Xander, kita mau sembunyi dimana??” Tanya Soo Hee pada Xander yang berjalan ringan di sebelahnya.

“Di perpustakaan saja yuk..” Balas anak itu, “Memangnya tak di kunci??” Tanay Soo Hee khawatir.

“Pasti kaga lah!!” Kata Xander, ia meraih tangan Soo Hee lalu menariknya untuk berlari ke arah perpustakaan.

Saat mereka berdua sampai di perpustakaan, Soo Hee berusaha membuka pintu ruangan itu dan mulai memasukinya. Tiba-tiba terdengar suara peluit.

“Gawat! Mereka sudah mulau mencari..!!” Kata Soo Hee panik, Xander menatap meja terpojok yang ada disitu. “Kita sembunyi di sana saja!!” Katanya sambil menunjuk meja itu dan menarik Soo Hee kesana.

“Apakah kita tak terlihat??” Tanya Xander setelah mereka duduk di meja yang memang letaknya agak tersembunyi. “Sepertinya..” Jawab Soo Hee.

“Seru ya..” Kata Xander, tak sabar dengan kedatangan Kibum dan Young Mee.

(Kibum & Young Mee)

Young Mee melirik Kibum, yang balas mengangguk padanya. “Sepertinya sudah 7 menit…” Kata Kibum pada Young Mee. Young Mee pun meniup peluitnya.

“Ayo, kita cari sekarang…” Kata Kibum sambil mulai berlari kecil, Young Mee berlari di sebelahnya.

“Ayo kita cari di UKS dulu…” Kata Young Mee mengusulkan, Kibum menggeleng, “Kataku mereka ada Kantin!!”

“UKS!!”

“Kantin!!”

Sambil bertengkar seperti itu, Young Mee berusaha menari Kibum ke arah UKS, sedangkan Kibum berusaha menarik Young Mee ke arah sebaliknya, ke kantin.

“Ah sudah lah.. Kita ke Kantin saja..” Kata Young Mee, menyerah karena kecapean bertarung dengan Kibum.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:

“Tuh kan ga ada!!” Kata Young Mee setelah ia dan Kibum berkeliling di Kantin. “Ayo, sekarang kita ke UKS!!” Kata Gadis itu, menyeret Kibum.

(UKS)

Braaakk!! Pintu di buka tiba-tiba, Young Mee dan Kibum masuk. Pandangan pertama yang terlihat oleh mereka adalah Dong Ho yang tidur di sofa, kepalanya menyender pada pundak Soo Jin.

“Ah!!” Kata Soo Jin kaget, berusaha membangunkan Dong Ho. Namun Young Mee leih cepat, ia mengeluarkan Hp dan segera memfoto pemandangan ‘indah’ itu.

“Ketemu!!!” Teriak Kibum saat Young Mee sudah memberi tanda bahwa ia telah memfotonya. Young Mee menempelkan jarinya ke mulut, menyuruh Soo Jin untuk diam tentang foto tadi.

“Hmm?? Sudah selesai??” Tanya Dong Ho setengah tertidur. “Kau yang pertama ketemu neng..” Kata Kibum sambil tertawa.

“Balik ke kelas sana, siap menerima hukuman!!” Kata Young Mee, mendengar kata ‘hukuman’ Dong Ho langsung meloncat berdiri. “HUKUMAN?!?” Tanyanya.

“Iya hukuman..” Kata Kibum sambil tertawa, ia dan Young Mee segera pergi keluar dan mencari yang lain. Sementara Dong Ho menggerutu pelan dan berjalan menuju kelas bersama Soo Jin.

“Kira-kira, sekarang kita kemana??” Tanya Young Mee. “Ke studio musik saja…” Kata Kibum. “Kevin pasti disana!!” Katanya lagi.

Young Mee mengangguk dan mereka berdua segera berlari menuju ke studio musik.

(Studio Musik)

“Aha!!” Kata Kibum dan Young Mee bersamaan ketika mereka melihat Kevin dan Mee Rae meringkuk di bawah meja, asyik bermain suit.

“Tinggal 4 lagi!!” Kata Kibum, “Hebat juga tebakanmu!!” Kata Young Mee. “Kau juga hebat..!!” Kata Kibum. Mereka berdua saling pandang-pandangan selama beberapa saat.

“Halllooo?? Kita harus ngapain nih??” Tanya Kevin, mengganggu momen Kibum dan Young Mee. Sayangnya, Kevin sendiri tak menyadarinya, demikian juga Mee Rae. Mereka berdua memang pasangan polos.

“Oh, kalian balik saja ke kelas, di sana sudah ada Dong Ho dan Soo Jin..” Kata Kibum. Kevin dan Mee Rae pun pergi meninggalkan Kibum dan Young Mee.

“Aahh Aku…” Kata Kibum, namun Young Mee memotongnya. “Ayo cepat, kita harus mencari yang lain..”

“Kita ke Perpustakaan saja…” Kata Young Mee saat mereka sedang berjalan pelan tanpa arah. Kibum mengangguk.

(Perpustakaan)

“Jadi yang ini begini??”

“Itu suara Xander..” Kata Kibum saat mereka memasuki perpustakaan. Di pojok ruangan, mereka menemukan Xander dan Soo Hee sedang asyik belajar.

“Bagaimana kalian bisa belajar di hari libur seperti ini?! Dan kita sedang berada di tengah permainan?!” Kata Kibum sementara Young Mee sudah tertawa terbahak-bahak. Xander dan Soo Hee menoleh kaget.

“Sudah, kalian tertangkap!! Balik ke kelas sana..!!” Kata Young Mee sambil tertawa. Xander hanya nyengir lebar sementara Soo Hee tertunduk malu, namun ia masih tersenyum.

“Ah dasar tuh duaan.. Dong Ho tadi tidur, Kevin dan Mee Rae malah bermain di bawah meja, mereka belajar!!” Omel Kibum, membuat Young Mee tertawa.

“Ayo cepat, kita harus mencari yang lain!! Tinggal 35 menit lagi nih!!” Kata Young Mee sambil menyeret Kibum untuk berlari.

“Ayo ayo!! YoungBum fighting!!” Kata Kibum sambil berlari.

“YoungBum??”

“Young Mee dan Kibum..” Kata Kibum, “Kenapa ka KiMee aja??” Protes Young Mee.

“KiMee buat Ki Seop dan Jae Mee…!!”

“Terserah kau saja lah!!” Kata Young Mee, tersenyum lebar.

:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-TBC:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-:-

Made by : Liz & Mei
Take out with full credits please~ ^^

0 komentar:

Posting Komentar